Warning: Declaration of ktz_menudesc::start_el(&$output, $item, $depth, $args) should be compatible with Walker_Nav_Menu::start_el(&$output, $data_object, $depth = 0, $args = NULL, $current_object_id = 0) in /home/juniansy/public_html/wp-content/themes/kreview/includes/functions/function_head.php on line 172
Profil Singkat Pengebom Gereja Oikumene Samarinda | JUNIANSYAH

Profil Singkat Pengebom Gereja Oikumene Samarinda

Pelaku Pengeboman Gereja Oikumene Samarinda

Juhanda, Pelaku Pengeboman Gereja Oikumene Samarinda

Pelaku peledakan bom di Gereja Oikumene Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, selama ini jarang berinteraksi dengan warga.

“Selama dia tinggal di kawasan ini, Juhanda jarang berinteraksi dengan warga. Bahkan, sangat tertutup, sehingga saya sendiri tidak banyak tahu tentang dia (Juhanda),” kata Ketua RT 04, Kelurahan Sengkotek, Abdul Malik, Senin, 14/11/2016.



BACA JUGA :
Balita Korban Ledakan di Gereja Oikumene Samarinda Akhirnya Meninggal Dunia
Ini Identitas 4 Balita Korban Bom di Gereja Oikumene Sengkotek Loajanan Samarinda
4 Balita Jadi Korban Bom Gereja Oikumene Samarinda Pelaku Adalah Mantan Napi Terkait Jaringan Bom Buku
Pernyataan Sikap Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Samarinda Menikapi Kejadian Pembomoman Gereja Oikumene
Terjadi Ledakan Bom di Depan Gereja Oikumene, Kelurahan Sengkotek, Loa Janan, Samarinda

Terduga pelaku pengeboman di Gereja Oikumene tinggal persis di belakang Masjid Al Mujahidin di RT 04, Kelurahan Sengkotek, yang berada persis di pinggir Jalan Cipto Mangunkusumo, jalur Samarinda-Balikpapan.

Selama ini Juhanda, ujar Abdul Malik, dikenal sebagai marbot atau petugas yang membersihkan Masjid Al Mujahidin.

 

“Saya datang ke sini pada 1998 dan masjid itu sudah ada. Dulu namanya Masjid Al Mujahidin. Tetapi setelah direnovasi, pelangnya tidak terpasang lagi sampai sekarang dan Juhanda sebagai marbot di masjid itu,” tutur dia.

“Dia sudah dua tahun tinggal di sini dan menjadi petugas kebersihan di masjid itu, tetapi saya tidak tahu banyak tentang dia karena orangnya sangat tertutup dan kami jarang berkomunikasi,” ujar Abdul Malik, seperti dikutip dari Antara.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan