Menyikapi kejadian yang menimpa Gereja Oikumene di Jl. Cipto Mangunkusumo Kelurahan Sengkotek Kecamatan Loa Janan Ilir Pada Hari Minggu tanggal 13 November 2016 beberapa Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kota Samarinda mengadakan rapat khusus dan menyatakan sikap :
1. Menyesalkan dan menunjukan rasa keprihatinan atas kejadian tersebut yang telah menimbulkan korban yang tidak berdosa dan kejadian itu telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat yang selama ini Kondusif
2. Menyampaikan belasungkawa kepada korban dan keluarga korban semoga diberikan ketabahan atas musibah yang dialaminya
3. Oknum pelaku pelemparan Bom tidak mewakili Agama tertentu, tetapi kriminal murni
4. Meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang demi menjaga Kondusfitas Kota Samarinda serta meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungannya, sehingga situasi yang dapat mengganggu Kamtibmas dapat dicegah dan di antisipasi sedini mungkin
5. Menyerahkan kasus tersebut kepada pihak berwajib untuk pengusutan dan menghukum pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku
6. meminta Pemerintah, TNI, Polri dan BIN untuk memaksimalkan kerja Aparatur dibawah sehingga setiap warga dapat terdata dan terawasi dengan baik serta segera mengambil tindakan jika ditemukan hal-hal yang mencurigakan.



No Responses