Warning: Declaration of ktz_menudesc::start_el(&$output, $item, $depth, $args) should be compatible with Walker_Nav_Menu::start_el(&$output, $data_object, $depth = 0, $args = NULL, $current_object_id = 0) in /home/juniansy/public_html/wp-content/themes/kreview/includes/functions/function_head.php on line 172
Samarinda Memasuki Musim PengHujan | JUNIANSYAH

Samarinda Memasuki Musim PengHujan

IMG-20160901-WA0006

Samarinda, Kalimantan Timur akan menghadapi cuaca esktrem dalam minggu minggu ini. Pasalnya, untuk bulan-bulan di penghujung tahun umumnya akan dilanda oleh musim kemarau.



Namun yang terjadi sekarang ini adalah musim penghujan yang telah dimulai sejak bulan Juli lalu hingga pada bulan Agustus ini. Kondisi ini diduga akibat munculnya la nina yang menyebabkan pendeknya musim kemarau di Indonesia.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Stasiun Temindung Samarinda menyatakan cuaca ekstrem itu akan berupa hujan lebar disertai petir dan angin kencang.

Kepala BMKG Stasiun Temindung Samarinda, Sutrisno mengingatkan warga Kota Samarinda dan sekitarnya untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem tersebut.

“Kami mengingatkan warga Samarinda agar mewaspadai kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai petir,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Temindung Samarinda, Sutrisno.

Stasiun Meteorologi BMKG Temindung mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem dengan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang diperkirakan melanda wilayah Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, serta di wilayah bagian utara Kota Samarinda, antara pukul 12.15 hingga 13.30 Wita.

Menurut Sutrisno, hujan yang berlangsung intensitasnya tergolong sedang. Namun, curah hujan pada pukul 14.00 Wita ditakar 32,8 milimeter dan kondisi itu tergolong hujan kategori lebat.

Potensi terjadinya hujan lebat disertai petir dan angin diprediksi masih memungkinkan melanda kawasan Kaltim, khususnya wilayah Kota Samarinda.

Sutrisno mengimbau warga Kota Samarinda, khususnya yang bermukim di kawasan dataran rendah dan rawan tergenang agar mewaspadai kemungkinan terjadinya banjir pada musim penghujan ini

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan