Lewat APBD tahun ini, pemkot menyatakan menggelontorkan Rp 250 miliar untuk melanjutkan program pengendalian banjir. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Syaharie Jaang dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-57 Pemkot Samarinda di pelataran GOR Segiri, Sabtu (21/1).
Untuk memastikan proyek tersebut berjalan optimal, dia mengatakan tengah mewacanakan audiensi antara pemkot dan pemprov. “Karena mereka akan mendukung program ini,” jelas Jaang. Tidak hanya itu, pemerintah pusat ambil bagian dalam program tersebut. Diketahui, ada dua proyek yang didanai menggunakan APBN, normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM) dan pengerukan sedimen di Waduk Benanga.
Hal senada disampaikan Wakil Wali Kota Nusyirwan Ismail. Untuk pengendalian banjir, dia menambahkan, pemkot akan berfokus pada proyek berskema tahun jamak alias multiyears. Khusus Jalan DI Pandjaitan dan Pangeran Antasari, akan berkutat pada perawatan drainase untuk mempercepat penurunan luapan air.
“Untuk multiyears di Jalan KH Wahid Hasyim, kami berencana membangun bendali (bendungan pengendali) di kawasan ring roaddan polder di kawasan Sempaja Lestari. Bisa juga kami buatkan kanal, yang pasti harus sesuai dengan masterplan pengendalian banjir yang ada,” ucap dia.



No Responses