KEPALA Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda H. Rubby hartono, SH, M.Hum mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran saat memasuki bulan Suci Ramadan, Dengan mengacu pada tahun-tahun sebelumnya, kata Rubby, kasus kebakaran selalu meningkat karena penggunaan kompor dan listrik juga meningkat. “Apalagi penggunaan listrik yang tinggi tidak sebanding dengan instalasi yang tersedia atau instalasi listriknya sudah usang dan tidak memenuhi persyaratan,” paparnya, Rabu, 17 /05/2017.
Kebakaran akibat penggunaan kompor meningkat pada bulan Ramadan karena penghuni rumah lalai seusai memasak. “Kasus yang terjadi, mereka meninggalkan kompor dalam keadaan menyala lalu ketiduran, itu menjadi faktor pemicu kebakaran,” kata dia. “Penyebab kebakaran didominasi arus pendek listrik,” kata Rubby.
Sejauh ini, kasus terbanyak korsleting listrik disebabkan penggunaan kabel tidak sesuai dengan standar. Warga diminta rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing–masing. “Segera ganti instalasi yang sudah rusak atau aus karena termakan usia. Jangan segan-segan meminta pihak kompeten mengecek,” sarannya. Menyinggung soal fasilitas yang dimiliki untuk mengatasi kebakaran Kota Samarinda.


No Responses