Penantian warga Samarinda selama 13 tahun akhirnya terwujud. Proyek Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II mendekati finish. Bahkan kemarin (26/10) Wali Kota Syharie Jaang sudah melintas di atas jembatan yang dibangun sejak 2003 ini. Bagaimana sensasinya?
Setelah beberapa waktu lalu menunda untuk melintasi Jembatan Mahkota II, kemarin akhirnya secara perdana Syaharie Jaang bersama rombongan dengan mobil dinasnya melintasi jembatan kabel Samarinda ini.
“Alhamdulillah. Jembatan kebanggaan warga Samarinda ini bisa kami lewati. Optimistis, Desember sudah rampung. Insya Allah Januari diresmikan Presiden Jokowi. Mohon doa semuanya. Apa yang kita tunggu-tunggu ini bisa segera dinikmati,” ucap Jaang ketika kunjungan lapangan, Rabu (26/10).
Awalnya kata Jaang, beberapa waktu lalu sempat ditawari untuk melintas. Namun dia menolak. Karena pembangunan pagar jembatan belum selesai. “Waktu tersambung, sudah ditawari. Tapi saya tolak. Sekarang kami lewati. Karena pagar jembatan sudah rampung. Mudahan Desember semuanya tuntas,” tandasnya.
Menurut Jaang, ini sesuai dengan janji oleh pihak kontraktor. “Saya selalu ingat janji kontraktor kepada saya. Maka saya akan kejar janji itu. Kasihan juga warga sudah sangat lama menunggu jembatan ini,” tegas Jaang yang didampingi Asisten II Sugeng Chairudin, Kepala DBMP Hero Mardanus, kepala Disciptakot juga staf ahli PT Perentjana Djaja (pengawas kontraktor Jembatan Mahkota II) Taufik Renaldi serta pejabat lainnya.
Proyek pembangunan jembatan yang menghabiskan anggaran Rp 385 miliar ini sudah memasuki tahap akhir. Terlihat pekerja sedang melakukan pekerjaan finishing, termasuk trotoar di sisi kiri kanan pagar jembatan serta pengecatan.
Dengan bisa dilaluinya jembatan yang menghubungkan kecamatan Palaran dan Kecamatan Sambutan ini, sesuai harapan warga akan mendekatkan jarak dan memecah kemacetan.
Sebelumnya, Jaang juga melakukan kunjungan lapangan ke Pasar Palaran, pembangunan Puskesmas Rawat Inap Palaran, meninjau gedung kantor terpadu Palaran yang terdiri dari kantor kecamatan dan KUA yang menyusul nanti kantor Koramil, Polsek dan UPT Dinas Pendidikan.
Rombongan juga meninjau akses jalan pendekat pelabuhan Palaran yang patah untuk mendapat dukungan dari APBN.



No Responses