Warning: Declaration of ktz_menudesc::start_el(&$output, $item, $depth, $args) should be compatible with Walker_Nav_Menu::start_el(&$output, $data_object, $depth = 0, $args = NULL, $current_object_id = 0) in /home/juniansy/public_html/wp-content/themes/kreview/includes/functions/function_head.php on line 172
GEMPABUMI AKIBAT SESAR AKTIF GUNCANG SERAM BAGIAN BARAT | JUNIANSYAH

GEMPABUMI AKIBAT SESAR AKTIF GUNCANG SERAM BAGIAN BARAT

img_20160929_191113

Kamis malam (29/09/2016), gempabumi tektonik mengguncang wilayah Seram Bagian Barat, Maluku. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi terjadi pukul 17.27.34 WIB dengan kekuatan M=4,7 Skala Richter. Episenter terletak pada koordinat 2,82 LS dan 127,89 BT tepatnya di laut pada jarak 43 km arah baratlaut Kota Piru pada kedalaman hiposenter 10 km.

Berdasarkan laporan warga dan hasil analisis peta tingkat guncangan BMKG, dampak gempabumi berupa guncangan kuat dirasakan pada skala intensitas II SIG BMKG (III MMI) di Piru, Latuhelu, Putia, Sole, Supe, Tahalupu, dan Luhu. Guncangan gempa juga dirasakan di Kota Ambon. Di Seram bagian barat, dilaporkan beberapa orang sempat berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Berdasarkan kedalaman hiposenternya yang dangkal, diduga gempabumi ini berkaitan dengan aktivitas sesar aktif, yaitu Buru Fracture. Sesar ini merupakan percabangan (splay) Sesar Sorong ke arah selatan yang melintas di antara Pulau Buru dan Pulau Seram. Pusat gempabumi ini terletak tepat di jalur sesar tersebut.

Meskipun gempabumi ini berpusat di laut, tetapi karena kekuatannya relatif kecil, maka tidak cukup kuat untuk membangkitkan perubahan dasar laut secara signifikan.

Hasil monitoring BMKG hanya terjadi 1 kali gempabumi susulan dengan kekuatan yang makin melemah. Kepada masyarakat Kepulauan Maluku dihimbau agar tetap tenang karena gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan