tujuh orang anak tersebut sedang mandi dan tiba-tiba air datang bersama arus yang deras dan menyeret mereka
Tujuh anak terseret banjir akibat luapan air sungai saat sedang mandi di Kelurahan Hutuo, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, dan tiga diantaranya ditemukan tewas, Minggu (31/10). Tiba-tiba datang arus sungai yang sangat deras akibat banjir kiriman dari hulu sungai.
Jese Kajongkam, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Gorontalo mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada pukul 16.31 Wita. “Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan BPBD, Basarnas dan masyarakat, akhirnya ketiga korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 17.45 Wita, sekitar satu kilometer dari lokasi pertama hanyut dan langsung dibawa ke Rumah Sakit MM Dunda Limboto,” ungkapnya.
Menurut salah seorang saksi mata, Ba Iki (40), tujuh orang anak tersebut sedang mandi dan tiba-tiba air datang bersama arus yang deras dan menyeret mereka. “Namun pada saat itu, empat orang korban yang selamat sempat berpegangan direrumputan yang ada di di pinggiran sungai dan tiga korban lainnya tidak sempat lagi berpegangan karena arus sungai sangat deras,” jelasnya.
Tiga korban meninggal dunia adalah Abi Rasya Kinasi (10), Aldo Rahmat (10), dan Adrian Jabi (10). Sedangkan empat anak yang selamat adalah Dimas Pai (12), Hafid Doke (11), Nur Cholis (11), dan Alif (11). “Semua adalah siswa dan warga Kelurahan Hutuo Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo.

No Responses