Simulasi Kebakaran di Kantor Gubernur Kalimantan Timur

Tampak Para Petugas Damkar Kota Samarinda

Komplek kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu siang 26 April 2017 terbakar. Ratusan PNS berhamburan keluar kantor berlantai 7 di Jalan Gajah Mada Samarinda ini.

Dua orang PNS mengalami pingsan dan harus dievakuasi dari lantai 4 kantor Gubernur menggunakan mobil pemadam. Sementara pegawai lainnya harus dievakuasi menggunakan tali dari lantai 7.

Penerangan lantai 4 kantor Gubernur tiba-tiba padam saat para pegawai pemerintahan melakukan aktivitasnya. Teriakan “api,api” tiba tiba terdengar nyaring berbarengan dengan kepulan asap yang memenuhi ruangan Biro Sosial Pemprov Kaltim.

Sejumlah pegawai terlihat terjebak akibat pekatnya asap di lantai 4. Dua PNS terlihat pingsan usai mereka mencoba meminta tolong kepada sejumlah pegawai yang berada di lantai dasar.



Kurang dari 10 menit, 4 unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran kota Samarinda tiba di lokasi. Salah satunya sebuah mobil tangga yang dengan cepat mengevakuasi 2 PNS yang pingsan dan terjebak di lantai 4 menggunakan mobil khusus bangunan tingkat itu.

Kedua PNS tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Sementara itu, untuk memastikan tidak ada korban lainnya, sejumlah petugas pemadam kebakaran dengan menggunakan peralatan khusus langsung melakukan pencarian di setiap ruangan. Petugas juga mencari titik api yang berada di lantai 4 sisi kanan kantor Gubernur Kaltim.

Sementara satu pegawai yang terjebak di lantai 7 harus diturunkan menggunakan tali hingga ke lantai dasar kantor Gubernur Kaltim. Semua PNS yang berhasil keluar ruangannya langsung berkumpul di Muster Point di halaman kantor Gubernur Kaltim.

Beruntung tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini karena kejadian ini merupakan bagian dari simulasi dalam rangka Hari Kedaruratan Bencana Nasional.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim, Chairil Anwar mengatakan, kebakaran gedung bertingkat memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Akses ke gedung bertingkat diperlukan alat pemadam yang kuat, tangga, dan yang lebih penting adalah skill petugas.

“Latihan memadamkan kebakaran dengan fokus utama evakuasi korban,” ujar Chairil.

Dalam simulasi ini, sedikitnya 4 unit mobil pemadam kabakaran dari Pemkot Samarinda, mobil ambulance dari PMI, dan Rumah Sakit Umum AW Syahranie Samarinda dan sejumlah petugas Polri dan TNI diturunkan.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan