Kebakaran 35 Hangus Terbakar Terjadi Di Sungai Meriam Anggana Kutai Kartanegara

Sebanyak 35 rumah terbakar dalam musibah kebakaran yang terjadi di RT 13 dan 14, Desa Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Minggu (15/7) dini hari sekitar pukul 02.00 wita. Beruntung dalam musibah ini sebanyak 41 Kepala Keluarga (KK) atau 138 jiwa selamat, namun kerugian mencapai 5 Miliar rupiah.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, melalui Kapolsek Anggana Iptu Baharuddin menerangkan, dari keterangan sejumlah saksi, sekitar pukul 02.00 wita, api sudah membakar dua rumah, yakni milik Hj Tora dan H Aspul. Melihat kebakaran tersebut, sejumlah warga langsung berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya dan dibantu BPBD Anggana.

“ Tapi karena bangunan disana rata-rata terbuat dari kayu, maka api makin membesar. Ditambah angin sangat kencang terus berpindah dari timur dan kembali lagi ke barat, sehingga api makin cepat menjalar ke rumah warga lain yang berada dipinggiran sungai,” kata Baharuddin kepada wartawan, Minggu pagi.



Mengetahui adanya kebakaran besar di Anggana, sejumlah bantuan tim pemadam kebakaran dari Balakar dan Relawan Samarinda tiba di lokasi sekitar pukul 03.20 wita. Mengingat jarak tempuh ke lokasi memerlukan waktu kurang lebih 1 jam.

“ Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.50 wita. Itu berkat upaya dari petugas pemadam kebakaran dari Anggana, Samarinda dan PMK PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM),” ungkap Kapolsek, lagi.

Usai padam, pihak kepolisian lalu memasang garis polisi guna penyelidikan lebih lanjut.

“ Kita belum tahu apa penyebab pasti kebakaran ini. Nanti kita akan lakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dulu,” terang Bahar, biasa akrab disapa.

Namun, lanjut dia, dari keterangan sejumlah saksi, asal mula api berasal dari lantai 2 rumah Hj Tora.

“ Kemungkinan konsleting listrik karena tidak ada aktifitas di rumah tersebut (Hj Tora,Red.), tapi kita akan selidiki lebih dulu,” ucapnya, lagi.

Sementara itu para korban kebakaran terpaksa di inapkan di Posko Kebakaran yang berlokasi di Masjid Sirojutholibin. Bahkan muspika dan warga setempat sudah membuka penerimaan bantuan untuk para korban kebakaran.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan