Begini Kronologis Tewasnya Satu Keluarga Kebakaran di Samarinda

Kebakaran di Jl. Merdeka Samarinda

SAMARINDA – Tragis memang akhir perjalanan hidup keluarga Erhamsyah. Hidup dalam satu rumah, enam nyawa melayang dalam kejadian kebakaran, Selasa (17/4) dinihari tadi. Kebakaran merenggut satu keluarga ini sekira pukul 01.50 Wita di Jl Merdeka II, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang.

Di saat semua tertidur pulas, api dengan rakus melahap tiga rumah di kawasan pemukiman itu. Dua jam berselang, api baru bisa ditanggulangi. Kabar mengejutkan menyeruak di tengah puing sisa-sisa kebakaran. Petugas menemukan enam orang tewas bersama arang dari sisa bangunan.

Pada hari SELASA 17  April 2018, pukul 02.00 wita  Telah terjadi Kebakaran Rumah di Jl.Merdeka 2 Rt.91  Kel.Sungai Pinang Dalam Kec. Sungai Pinang  Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur.

Rumah yang terbakar :

*Akibat kejadian menghanguskan rumah milik antara lain :*

~ ERHAMSYAH terdiri dari 3 KK berjumlah 7 jiwa

~ H.HUSIN TANDRI terdiri dari 2 KK berjumlah 7 jiwa.

~  H.SITI AMINAH terdiri dari 3 KK terdiri dari 9 jiwa.

Bangunan Rumah yang terdampak yakni  ~ 1  Bangunan Rumah Kayu terbakar 

~ 1 Bangunan Beton biasa terbakar

~ 1 Bangunan Beton Tingkat 

*Adapun korban dalam kejadian tersebut yaitu :*

  1. SALIM (MD)
  2. FITRIANI (MD) 
  3. ERHAMSAH (MD)
  4. DEDI PRANADI (MD)
  5. SADARIAH (MD)
  6. BAYI (MD)
  7. JUMIATI (selamat)

Diduga Akibat Konseting Listrik rumah milik Erhamsyah kemudian api cepas membesar  dari bagian depan dan mengenai rumah kanan dan kirinya ikut terbakar.

*Upaya :*

Team Dinas Pemadam Kebakaran Samarinda dibantu Team Relawan Samarinda melakukan pemadaman dan Api dapat dikuasi  2 Jam  kemudian. 

*Situasi :*

Pada saat penanganan tidak mengalami kendala karena lokasi mudah dijangkau dari jalan poros, sehingga kendaraan PMK mudah menuju lokasi dengan cepat yaitu Jl. MERDEKA 1 dan JL.MERDEKA 2 Kerugian materiil dan 6 orang korban jiwa dalam peristiwa ini.

Pukul, 04.00  Wita lokasi dinyatakan aman dan masih dilakukan penyemprotan guna mengantisipasi api yang masih menyala.

~ *Team dilokasi :*

  •  Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda 
  •  BPBD Kota Samarinda 
  •  Polsekta Samarinda Utara
  •  Koramil Samarinda Utara
  •  Tagana Prov Kaltim 
  •  Tagana Kota Samarinda
  •  PMI Kota Samarinda 
  •  PMK Swasta & Relawan Kota Samarinda 

*Sumber Info :*



Bpk. MUSTAPA RT.91 Kel.Sungai Pinang Kec.Sungai Pinang Dalam Samarinda

Demikian disampaikan Kejadian Kebakaran rumah dijalan Merdeka 2 Rt.91 Kel. Sungai Pinang Dalam Kec.Sungai Pinang Kota Samarinda.

Situasi Kebakaran di Jl. Merdeka Samarinda

Belum ada keterangan resmi soal penyebab kebakaran. Begitu pula upaya dari keluarga Erhamsyah yang berusaha menyelamatkan diri dari kobaran si jago merah yang melahap habis rumahnya. Tapi setidaknya, dari keterangan warga yang menemukan pertama kali jenazah korban bisa dirangkai upaya penyelamatan keluaraga ini.

Adalah Wasiman, warga sekitar yang turut berjibaku memadamkan api dinihari tadi. Menurutnya, lima korban meninggal ditemukan di dalam drum. Sementara Erhamsyah, dkitemukan tewas di dalam kamar mandi.

“Ada dua drum yang berisi jenazah, satu drum berisi tiga orang dan satu drum lain berisi dua dua jenazah, sementara jenazah Erhamsyah ditemukan terjebak di dalam kamar mandi,” kata wasiman, Selasa (17/4) di lokasi kebakaran.

Dari lokasi kejadian diketahui, rumah korban tidak memiliki pintu alternatif di bagian belakang rumah. Bagian belakang rumah berbatas dinding rumah sebelahnya.

Kuat dugaan, api melahap rumah dari bagian depan. Karena api sudah terlanjur membesar, keluarga ini memilih menyelamatkan diri lewat belakang. Hingga akhirnya keluaraga ini terkepung api dan memutuskan untuk bertahan dengan berendam ke dalam drum.

Api yang terus menjilati setiap lembar papan kayu rumah Erhamsyah akhirnya mertenggut nyawa enam orang yang berusha menyelamatkan diri.

“Satu drum ada Safna, Mila dan Nenek Mila, satu drum lainnya Fitri (menantu) dan mertua,” kata dia. Sementara Erhamsyah terjebak di dalam kamar mandi,” kata dia.

Berdasarkan keterangan warga, Safna tercatat sebagai murid SD kelas 6. Bocah ini tengah bersiap mengikuti try out karena menghadapi ujian sekolah. Sementara Mila masih balita, 3 tahun.

Semua jenazah saat ini masih berada di RSUD AW Syahranie Samarinda. Warga yang mengetahui adanya korban jiwa langsung melarikannya ke rumah sakit untuk menjalani autopsi.

Keluarga kini tengah menunggu kedatangan enam jenazah dari rumah sakit untuk di semayamkan. Sesuai rencana keluarga Erhamsyah akan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jalan Damanhuri.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan