Korban Tewas Akibat Gempa di Aceh Sudah Mencapai 92 Jiwa

Data Sementara Korban Gempa Aceh

Jumlah korban tewas akibat gempa di Aceh sudah mencapai 92 jiwa dan kemungkinan masih akan bertambah, seperti dijelaskan salah seorang anggota Tim Kantor Presiden untuk Gempa Aceh, “Ifdhal Kasim”.

Ifdhal yang akan segera meninjau langsung lokasi bencana Dia menambahkan bahwa gempa juga menghantam kawasan yang padat penduduknya dengan keterbatasan alat-alat berat untuk mencari korban yang mungkin tertimpa puing-puing.

Kemungkinan meningkatnya jumlah korban jiwa itu sebelumnya juga diungkapkan oleh juru bicara BNPB Sutop Purwo Nugroho.

“Korban dikhawatirkan bisa terus bergerak naik karena saat ini masih ada warga yang terjebak di bawah bangunan yang ambruk,” jelas Sutopo dalam jumpa pers di kantor BNPB, Rabu (7/12) siang.

Dari jumlah korban itu belum dipilah berapa korban anak-anak dewasa maupun orang tua, laki-laki dan perempuan.

Sementara korban luka berat tercatat sedikitnya 73 orang dan 200 orang menderita luka ringan.

Sutopo mengatakan sekarang ini fokus utama operasi pencarian dan penyelamatan korban jiwa.



Dia mengatakan belum dapat memperkirakan jumlah korban yang masih tertimbun reruntuhan bangunan.

Pencarian Korban Gempa di Aceh Pidie Jaya

Disebutkannya, cukup banyak warga yang menolak masuk penampungan sementara, dan lebih suka kembali ke rumah mereka.

“Sebetulnya bagi yang rumahnya rusak disediakan lokasi pengungsian. Namun masyarakat seringkali tidak mau ke pengungsian dan mendirikan tenda di depan rumah mereka,” jelas dia.

Banyaknya kerusakan rumah penduduk itu, katanya karena banyaknya bangunan yang tidak dibangun untuk tahan gempa.

Sutopo mengatakan daerah Pidie Jaya merupakan daerah yang rawan terhadap gempa dan berada di jalur gempa zona sesar samalanga sipopo yang berada di darat. Daerah tersebut pernah terjadi gempa.

“Masayrakat sudah berpengalaman, sehingga begitu trjadi gempa langsung berlari ke daerah yang lebih tinggi.

Menurut data BNPB sekitar 62 persen penduduk indonesia tinggal di daerah rawan gempa bumi.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan