Kementerian Sosial Menyalurkan Bantuan Senilai Rp. 1,34 Miliar Untuk Membantu Penanganan Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Ponorogo

Kementerian Sosial menyalurkan bantuan senilai Rp. 1,34 miliar untuk membantu penanganan bencana tanah longsor di Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur.

Bantuan tanggap darurat yang disalurkan berupa logistik dengan total senilai lebih dari Rp. 831 juta, operasional Tagana selama seminggu Rp. 70 juta serta menyiapkan santunan untuk ahli waris korban meninggal dunia senilai Rp. 420 juta dan juga korban luka-luka maksimal Rp. 5 juta.

Data di posko darurat mencatat 28 orang masih tertimbun, sementara tiga orang selamat serta rumah yang tertimbun sebanyak 32 unit.



Nama korban hilang berdasar rilis resmi posko tanggap darurat BPBD Ponorogo yaitu Litkusnin (Lk , 60), Bibit, (Pr, 55), Fitasari (Pr, 28), Arda, (Lk, 5 th), Janti (Pr, 50 th), Mujirah (Pr, 50 th), Purnomo (Lk, 26 th), Suyati (Pr, 40 th), Poniran (Lk, 45 th), Prapti (Pr, 35 th), Cikrak (Pr, 60 th), Misri (Pr, 27 th), Anaknya misri (Pr, 3 th), Sunadi (Lk, 47 th).

Korban lainnya Katemi (Pr, 70 th), Iwan (Lk, 30 th), Katemun (Lk, 55 th), Pujianto (Lk, 47 th), Siyam (Pr, 40 th), Nuryono (Lk, 17 th, Menik (Lk, 45 th), Kateno (Lk, 55 th),

Muklas (Lk, 48 th), Jadi (Lk, 40 th), Suyono (Lk, 35 th), Suroso (Lk, 35 th), Tolu (Lk, 47 th), Situn (Pr, 45 tahun).

Kemensos telah mengerahkan Tagana untuk evakuasi dan membuka dapur umum dengan kekuatan 135 personel terdiri dari Tagana Probolinggo 40 personel, Tagana Trenggalek, Nganjuk, Pacitan, Magetan, Madiun dan kota Madiun masing-masing 10 personel dan anggota Kampung Siaga Bencana (KSB) Ngebel sebanyak 30 personel.

Bencana tanah longsor menerjang permukiman warga dan menimbulkan korban jiwa di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu (1/4) pukul 06.00 WIB akibat hujan yang berlangsung pada Jumat (31/3) malam.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan